Kamis, 28 Desember 2017 | 03:34:31

Hari raya Natal identik dengan memberi atau tukar kado dengan keluarga, teman, dan kerabat. Tentu saja ini bisa mempengaruhi kondisi keuangan Anda. Namun bukan berarti Anda jadi tidak ikut serta dalam berbagai kegiatan yang menjadi salah satu ritual yang mengisi perayaan Natal.

Kiat agar Keuangan Tidak Jebol Selama Natal

Buat daftar hadiah dan biaya

Natal adalah tentang memberi bukan membeli

Bila kamu ingin menjadi ‘Santa Claus’ yang memberi kado pada semua orang, kamu tetap harus membuat daftar belanja. Buat batasan biaya dan tentukan anggaran maksimal membeli hadiah bagi setiap orang. Dengan demikian, kamu bisa memprediksi total anggaran yang kamu butuh.

Kreatif

Sering kali, hadiah buatan sendiri (handmade) lebih unik dan berarti bagi seseorang. Untuk kakek misalnya, kamu bisa membuat album foto berisi foto perjalanan hidup dan seluruh anggota keluarga, termasuk cucu. Pengalaman sering kali lebih penting dan berharga dari barang.

Natal adalah tentang memberi bukan membeli

Ketika mengunjungi laman e-dagang atau mal, mungkin kamu akan terkejut karena harga lebih murah dibanding harga biasa. Akibatnya, kamu belanja terlalu banyak karenanya padahal kamu tidak butuh. Bila ini yang terjadi, sama artinya kamu rugi karena menghamburkan uang untuk hal tidak berguna.

Belanja sendiri dalam sekali waktu

Belanja sendiri memberi beberapa keuntungan. Pertama, kamu tak khawatir sahabat atau keluarga mengintip kantong belanjamu. Kedua, kamu tak akan mendapat saran tentang barang yang perlu atau tidak perlu dibeli.

Tinggalkan Kartu Kredit di Rumah

Hanya menggunakan uang tunai bisa menjadi salah satu trik cerdas. Memegang uang tunai lebih banyak memberi kesadaran bahwa kamu sudah banyak belanja dan mengeluarkan uang.

Semoga bermanfaat.

Sumber: smart-money.co

Jika Anda mempunyai pertanyaan atau saran, kirimkan email ke beritabca(at)kompas.com